Character Fairy tail (part-17)

Seri manga dan anime Fairy Tail menampilkan berbagai karakter yang diciptakan oleh Hiro Mashima. Seri ini sebagian besar berlatar di Kerajaan Fiore, sebuah negeri di dunia fiksi Earth land, di mana sebagian penduduknya mampu melakukan berbagai jenis sihir. Mereka yang melakukan sihir dan menjadikannya sebagai profesi, dikenal sebagai penyihir (魔導士 madōshi), bergabung dengan sebuah guild (perkumpulan penyihir) di mana mereka berbagi informasi dan melakukan pekerjaan berbayar untuk klien. Alur cerita dari seri ini mengikuti petualangan sekelompok penyihir dari guild Fairy Tail yang terkenal sering merusak. situs poker online terbaru

Para tokoh protagonis utama adalah Natsu Dragneel, seorang penyihir dengan kemampuan pembantai naga yang juga mencari ayah angkatnya—seekor naga bernama Igneel, dan Lucy Heartfilia, seorang penyihir roh bintang yang bergabung dengan guild Fairy Tail. Pada bagian awal dari seri ini, mereka membentuk sebuah kelompok yang terdiri dari: Happy, seekor kucing terbang dan teman baik Natsu; Gray Fullbuster, seorang penyihir es; dan Erza Scarlet, seorang ksatria wanita yang memiliki kemampuan khusus untuk menggunakan berbagai senjata dan perisai lapis baja. Sepanjang seri berlangsung, Lucy dan Natsu bertemu dan berteman dengan para penyihir dan guild lainnya di Fiore. Mereka juga berhadapan dengan berbagai musuh, mulai dari sejumlah guild “kegelapan” yang ilegal, dan Zeref adalah seorang penyihir dari zaman lampau yang merupakan tokoh antagonis utama dari seri ini. Saat membuat seri ini, Mashima dipengaruhi oleh Akira Toriyama, J.R.R. Tolkien dan Yudetamago dan mendasarkan konsep guild dari sebuah bar lokal. Ia juga menggunakan berbagai orang dan tokoh sebagai referensi dalam mendesain karakter-karakter lainnya. Pada umumnya, karakter-karakter ini diterima dengan baik.

Saat Hiro Mashima menciptakan Fairy Tail, ia menyebut bahwa sosok seperti Akira Toriyama, J. R. R. Tolkien, dan Yudetamago sangat berpengaruh terhadap karyanya. Ia mengambil inspirasi untuk seri ini dari sebuah bar lokal yang dikunjunginya pada saat itu. Ia mendasarkan karakter Natsu Dragneel dari tahun-tahun pertamanya sebagai siswa di sekolah menengah pertama. Penyakit mabuk Natsu terinspirasi dari salah satu temannya, yang menderita mabuk saat mereka naik taksi bersama. Ia berkata bahwa kematian ayahnya mempengaruhi hubungan antara Natsu dan Igneel. Saat Funimation Entertainment memperoleh lisensi untuk merilis Fairy Tail di Amerika Utara, Mashima merasa khawatir dengan suara Todd Haberkorn karena karakter Natsu sering sekali berteriak sepanjang seri. Tyler Walker, pengarah suara untuk anime versi adaptasi Funimation, mengungkapkan bahwa mereka memiliki “teh Fairy Tail” yang diminum oleh para pengisi suara setelah setiap sesi rekaman berakhir—untuk melindungi suara mereka. Walker menyamakan Fairy Tail dengan Scooby Doo: “Fairy Tail memiliki sejumlah karakter inti dalam satu kelompok, seekor hewan yang bisa bicara, kadang dua ekor…mereka melakukan perjalanan, cerita ini tergolong episodik…seperti yang Anda tahu, kita telah melihat hal semacam ini sebelumnya dengan kelompok inti yang terbentuk dalam beberapa cara setelah melalui petualangan demi petualangan”.

Character dari Fairy Tail (bahasa Jepang: フェアリーテイル, Fearī Teiru), sebagai berikut :

1. Fairy Tail
Anggota Edolas Fairy Tail pada umumnya sama saja. Perbedaannya ada pada jumlah mereka yang berkurang setengah dan pada Master Makarov & Lisanna. Setengah dari mereka termasuk Makarov & Lisanna dibunuh pemburu peri, Erza Knightwalker. Penyebab kematian Makarov belum diketahui. Sedangkan Lisanna, diketahui dijatuhkan dari tempat tinggi.

2. Erza Knightwalker
Erza Knightwalker (エルザ・ナイトウォーカー, Eruza Naitowōkā) adalah seorang wanita muda yang sangat dihormati di Edolas. Ia memiliki rambut yang panjang dan bergelombang berwarna merah. Berbeda dengan Erza Scarlet, Erza dari Edolas ini sangat sadis, kejam, dan bahkan membunuh dengan senyuman. Ia tidak menunjukkan simpati sedikit pun pada musuhnya dan membunuh musuhnya tanpa belas kasihan, ia telah terlibat dalam pembunuhan setengah anggota Fairy Tail di Edolas. Sehingga, ia disebut sebagai pemburu peri (Fairy Hunter). Tidak salah kalau ia menjadi Kapten Batalion ke-3. Meskipun begitu, ia sangat tunduk dan patuh pada para kaum Exceed. Misalnya saja, ketika Charle berpura-pura menjadi putri dari ratu para Exceed; Shagotte. Erza Knightwalker langsung berlutut dan memohon maaf di depannya. Ketika ia pertama kali bertemu Erza Scarlet, ia langsung bertarung dengannya. Akibat pertarungan itulah, ia memotong rambutnya untuk membedakan dirinya dan Erza Scarlet. Tetapi lama kelamaan, ia membangun sebuah hubungan dengan Erza Scarlet sebagai sahabat. Bahkan ia mengucapkan selamat tinggal pada Erza Scarlet ketika semua makhluk hidup yang memiliki sihir di dalam dirinya termasuk Exceed dan orang-orang dari Earthland dipaksa kembali ke Earthland. Fakta tentang Erza Knightwalker:

  • Erza Knightwalker lebih mirip dengan konsep dasar dari Erza Scarlet yang memegang pedang dan memiliki gaya rambut yang lebih liar
  • Karena masalah sensor, Erza Scarlet berpura-pura berpakaian seperti Erza Knightwalker. Sementara di manga, baju Erza Knightwalker telah dicuri, sehingga Erza Knightwalker hanya memakai kain untuk menutupi tubuhnya.

3. Kerajaan Edolas
Kerajaan Edolas terdiri dari 4 batalion dan para tentara berikut raja dan sang pangeran serta para Exceed. Raja dari kerajaan Edolas bernama Faust, ia diketahui sangat tergila-gila pada suplai sihir di Edolas. Dibawahnya, ada 4 batalion; Batalion pertama dipimpin oleh seorang mantan Exceed, Panther Lily. Batalion kedua dipimpin oleh sang pemburu peri (Fairy Hunter), Erza Knightwalker. Batalion ketiga dipimpin oleh Hughes, ia selalu mencap segala sesuatu dengan: luar biasa. Batalion keempat dipimpin oleh Sugarboy. Pemimpin dari para staf prajurit adalah Byro. Bawahan langsungnya yang gemar berlari-lari ke mana-mana bernama Coco. Diatas kerajaan utama, ada para Exceed yang memimpin Edolas dan bertindak seperti dewa. Segala kata-kata dan perintah ras Exceed harus dipatuhi oleh raja dan bawahan-bawahannya serta para penduduk Edolas.

4. Exceed
Menurut kamus yang dibeli Lucy Heartfillia di Edolas, Exceed adalah ras yang memiliki rupa seperti kucing dan satu-satunya makhluk hidup di Edolas yang mampu menggunakan sihir yakni: Aera; Exceed juga bertindak sebagai atasan dari para manusia, ratu Exceed, Shagotte dikatakan sebagai dewi yang memimpin Edolas. Menurut Nichiya dan Nadi, bawahan langsung Ratu Shagotte, apa pun yang dikatakan Ratu Shagotte pasti akan menjadi kenyataan. Misalnya, kalau Ratu Shagotte mengatakan bahwa seseorang akan mati, beberapa hari kemudian dia pasti akan mati. Tetapi kemudian, para manusia memberontak dan melancarkan Code ETD yang jika terkena Exceed maka akan mengubahnya menjadi Lacrima.

5. Ratu Shagotte
Ratu Shagotte adalah seorang ratu dari ras Exceed sekaligus sebagai ibu kandung Charle meskipun Charle sendiri tidak tahu. Ia terpisah dari anaknya karena ia terpaksa mengirimkan semua anak-anak Exceed yang baru lahir untuk menghindari kehancuran Edolas. Dengan memberikan misi pada anak-anak itu untuk membawa para Dragon Slayer ke Edolas. Ratu Shagotte memiliki kemampuan untuk melihat masa depan yang juga diturunkan kepada anaknya, Charle. Sehingga sempat terjadi beberapa kasus malafungsi pada otak Charle. Dan satu lagi, ia hanya memiliki satu sayap.

ini adalah beberapa character dalam anime Fairy Tail (bahasa Jepang: フェアリーテイル, Fearī Teiru). Terima kasih. situs judi poker online terpercaya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *