Character Anime Shigatsu Wa Kimi No Uso

Character Anime Shigatsu Wa Kimi No Uso

Kousei Arima adalah seorang anak yang berbakat dalam bermain piano, yang selalu mendominasi dalam kompetisi dan menjadikannya terkenal di antara para musikus cilik. Setelah ibu sekaligus instrukturnya meninggal dunia, dia mengalami penurunan mental di tengah-tengah suatu pertunjukan pianonya di usia 11 tahun. Trauma yang diderita olehnya menyebabkan Ia kehilangan kemampuan untuk mendengar suara dentingan piano meskipun secara fisik pendengarannya baik-baik saja. Dua tahun berlalu, Kousei tidak pernah menyentuh pianonya dan beranggapan dunianya sebagai dunia yang monoton tanpa warna. Dia pun seakan melepas kehidupannya dan hanya berinteraksi dekat dengan kedua sahabatnya: Tsubaki Sawabe dan Ryota Watari, hingga pada suatu hari, Ia bertemu seseorang yang mengubah hidupnya serta memberikan kembali warna dalam hidupnya: Kaori Miyazono.

Kaori adalah seorang pemain biola seumuran Kousei yang bersifat ceria dan penuh semangat serta memiliki gaya bermain musik yang bebas dan ekspresif; berlawanan dengan gaya bermain Kousei yang kaku dan terstuktur. Lambat laun, Kaori menuntun Kousei kembali ke dunia musik dan menunjukkan bahwa permainan musik adalah sebuah hal yang perlu diresapi menggunakan perasaan dan imajinasi. Kousei pun secara perlahan menemukan makna baru dalam permainan musiknya dan juga menaruh perasaan suka kepada Kaori, tanpa menyadari ada alasan tersendiri bagi Kaori untuk menuntun Kousei kembali ke dunia musik.

Tentu di setiap anime memiliki character, ini adalah daftar character dari anime Shigatsu Wa Kimi No Uso, sebagai berikut : mbopoker

1. Kousei Arima (有馬 公生 Arima Kousei)
Kousei adalah seorang pemuda SMP berusia 14 tahun, pada awalnya adalah seorang anak kecil yang berbakat dalam piano, sehingga sering disebut sebagai “Manusia Metronom” dan “Boneka Ibunya” dikarenakan Ia bermain dengan tingkat kedisiplinan dan ketelitian yang tinggi hasil bimbingan keras dari ibu sekaligus instrukturnya. Dengan kemampuannya, Kousei telah banyak memenangkan kompetisi di Jepang dan menjadi favorit para juri dan sering dicibir oleh kompetitornya sebagai pemenang mutlak di setiap kompetisi yang Ia ikuti. Kousei kehilangan kemampuan untuk mendengar suara piano setelah ibunya meninggal di saat Ia berusia 11 tahun dan memilih untuk berhenti memainkannya hingga dua tahun kemudian, pertemuannya dengan Kaori mulai membuat Kousei kembali memainkan pianonya dan juga membuatnya menjadi suka kepada Kaori.

2. Kaori Miyazono (宮園 かをり Miyazono Kawori)
Kaori adalah teman sekelas Tsubaki. Memiliki sifat ceria dan bersemangat tinggi, Ia adalah seorang pemain biola yang menuai banyak kritik dari para juri panel karena dia membangkang akan aturan skor para juri dengan memainkan biolanya secara ekspresif dan sesuka hati, namun dengan alasan yang sama permainannya menjadi favorit oleh para penonton. Kaori bertemu Kousei saat dia meminta Tsubaki untuk dikenalkan kepada Watari. Kaori pada dasarnya ingin menyadarkan Kousei agar bermain kembali memainkan piano, Ia memulai perjuangannya dengan cara menjadikan Kousei sebagai pendamping pianonya di kompetisi biola yang Ia ikuti.

3. Tsubaki Sawabe (澤部 椿 Sawabe Tsubaki)
Tsubaki adalah teman masa kecil sekaligus tetangga sebelah rumah Kousei, yang menganggap Kousei sebagai saudara sendiri. Dia dikenal atletis dan anggota klub softball di sekolahnya. Dia sering kecewa dengan ketidakmampuan Kousei untuk kembali bangkit dari keterpurukannya setelah kematian ibunya, dia selalu berharap agar Kousei mau untuk bermain piano kembali agar masa depannya kembali cerah. Meskipun selalu menganggap Kousei sebagai saudaranya sendiri, lambat laun Tsubaki menyadari bahwa Ia memiliki perasaan suka kepada Kousei.

4. Ryōta Watari (渡 亮太 Watari Ryōta)
Watari adalah teman masa kecil Kousei dan Tsubaki, yang juga merupakan kapten tim sepak bola di sekolahnya. Dia terkenal dan disukai di antara para murid perempuan, terkadang menjadikannya memiliki kecenderungan sifat playboy, namun tetap baik hati dan suportif terhadap sahabatnya. Watari menyukai Kaori yang pada awalnya minta dikenalkan oleh dirinya melalui Tsubaki dan kerap kali menunjukkan kedekatan di saat keduanya bersama, menyebabkan Kousei merasa cemburu dan tertinggal. Meskipun begitu, Ia menyadari perasaan Kousei terhadap Kaori dan tidak segan untuk mendukung Kousei menunjukkan perasaannya sebagai sahabat dekatnya.

5. Takeshi Aiza (相座 武士 Aiza Takeshi)
Takeshi adalah pianis yang sebaya dengan Kousei, yang betekad untuk melampaui kemampuan Kousei semenjak menonton Kousei bermain piano dengan sempurna sewaktu kecil. Tekad bulatnya bahkan membuat Takeshi membatalkan kompetisinya di Jerman setelah mengetahui bahwa Kousei kembali mengikuti kompetisi piano berkat dukungan Kaori setelah berhenti selama dua tahun.

6. Emi Igawa (井川 絵見 Igawa Emi)
Emi juga seorang pianis yang sebaya dengan Kousei, yang memutuskan menjadi seorang pianis setelah pertama kali mendengar permainan Kousei selama 4 menit di usia 5 tahun. Sewaktu Emi menonton, dia merasa tersentuh oleh permainannya hingga menangis, lalu menjadi senang setelahnya; walaupun dia menganggapnya sebagai suatu kejadian yang memalukan. Emi memiliki gaya bermain piano yang emosional dan performanya dalam bermain piano sering dipengaruh oleh perasaan hatinya pada saat itu.

7. Saki Arima (有馬 早希 Arima Saki)
Saki adalah ibu dari Kousei yang memaksanya agar bermain piano secara sempurna mengikuti teks partitur, karenanya dia sering memukul Kousei dengan menggunakan tongkatnya bahkan dalam kesalahan kecil sekalipun. Pada awalnya, dia sendiri tidak berencana untuk menjadikan Kousei sebagai seorang pianis, namun setelah ia mulai mengenalkan dunia piano pada Kousei, lama kelamaan ia menjadi keras kepadanya. Perilaku kerasnya didasarkan pada kenyataannya untuk merealisasikan bakat Kousei dan dengan harapan agar Kousei menjadi seorang pianis sukses yang dapat menunjang kehidupannya kelak pada saat dewasa, di saat ia menyadari bahwa kondisi dirinya tidak akan sanggup menemani Kousei di masa depan dikarenakan penyakit yang ia derita. Dia akhirnya meninggal sebelum kualifikasi Kousei untuk kompetisinya di Eropa dan trauma yang diakibatkan oleh kematiannya serta kenangan-kenangan buruk pada saat ia bersikap keras kepada Kousei justru berakibat membuatnya berhenti bermain piano selama dua tahun.

8. Hiroko Seto (瀬戸 紘子 Seto Hiroko)
Hiroko adalah seorang pianis terkenal dan teman Saki selama bersekolah. Dialah yang pertama kali menemukan bakat Kousei dan menyarankan Saki untuk menjadikan dia sebagai pianis, secara tidak langsung menyebabkan Kousei dilatih dengan cara keras oleh Saki dan berujung pada trauma psikologis Kousei. Hiroko merasa sangat bersalah terhadap kejadian yang menimpa Kousei dan agar tidak menyebabkan memori buruk Kousei terulang kembali, Ia memilih untuk menjauhkan diri darinya setelah kematian Saki. Ketika mengetahui bahwa Kousei kembali memainkan pianonya, Ia berusaha menebus rasa bersalahnya dengan cara menjadi instruktur sekaligus wali bagi Kousei.

9. Koharu Seto (瀬戸 小春 Seto Koharu)
Koharu adalah anak dari Hiroko yang masih berusia 5 tahun. Meskipun pada awalnya kurang akrab dengan Kousei, Ia menjadi dekat dengannya karena menyenangi permainan piano Kousei dan selalu merengek kepadanya untuk kembali memainkan pianonya. Selalu berada dekat dengan Hiroko dan mengaguminya serta Kousei.

10. Nagi Aiza (相座 凪 Aiza Nagi)
Nagi adalah adik dari Takeshi. Pada awalnya Ia berpura-pura meminta bimbingan piano kepada Hiroko dengan tujuan untuk mengintai lawan utama dari kakaknya Takeshi, yaitu Kousei. Namun, justru Hiroko menjadikannya sebagai murid dari Kousei untuk memperluas pengalaman piano dari Kousei sendiri. Setelah beberapa saat berada di bawah bimbingan Kousei dan berujung pada penampilan duet piano bersamanya, Ia justru jadi merasa kagum terhadap Kousei dan bimbang untuk menaruh dukungannya kepada Takeshi atau Kousei.

11. Saitō (斎藤 Saitō)
Saitō adalah pemain baseball kelas 1 SMA dan juga orang yang dikagumi oleh Tsubaki sebagai kakak kelasnya di klub semasa SMP. Dia menyatakan perasaannya kepada Tsubaki dan sempat berpacaran selama beberapa saat, namun akhirnya mereka putus setelah Ia menyadari bahwa perasaan Tsubaki yang sebenarnya hanya tertuju kepada Kousei, dengan berbohong bahwa Tsubaki bahwa Ia menemukan gadis lain yang Ia sukai.

12. Nao Kashiwagi (柏木 奈緒 Kashiwagi Nao)
Kashiwagi adalah teman baik Tsubaki yang sering memberikan saran dalam hubungannya terhadap Kousei. Kashiwagi berhasil mengalahkan sifat keras kepala Tsubaki dalam menyatakan isi hatinya kepada Kousei.

13. Takahiko Arima (有馬 隆彦 Arima Takahiko)
Takahiko adalah ayah Kousei, yang sebagian besar tidak terlihat karena sering melakukan perjalanan bisnis.

Ini adalah character yang terdapat di anime Shigatsu Wa Kimi No Uso. Semoga bermanfaat.
poker qq indo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *