Review Anime K-ON

Review Anime K-ON

K-On! (けいおん! Keion!) adalah sebuah manga strip komik empat panel yang ditulis dan diilustrasikan oleh Kakifly. Manga ini dimuat bersambung di majalah Manga Time Kirara edisi Mei 2007 hingga Oktober 2010, dan Manga Time Kirara Carat, keduanya terbitan Houbunsha. Manga ini diluncurkan kembali pada April 2011 dengan dua alur cerita yang berbeda di Manga Time Kirara dan Manga Time Kirara Carat. Kyoto Animation mengadaptasi manga ini menjadi anime dengan 13 episode yang ditayangkan di Jepang antara April dan Juni 2009. Sebuah episode video animasi original (OVA) dirilis pada Januari 2010. Musim kedua dibuat sebanyak 26 episode dengan judul K-On!! (dengan dua tanda seru). Musim kedua ditayangkan di Jepang sejak April hingga September 2010, ditambah sebuah episode berbentuk OVA yang dirilis Maret 2011. Sebuah film animasi yang didasarkan pada serial ini dirilis pada 3 Desember 2011. Judul dari manga ini diambil dari kata keiongaku (軽音楽) yang berarti musik ringan, dalam konteks bahasa Jepang sama artinya dengan musik pop. K-On meraih penjualan yang baik di Jepang, dengan pendapatan kotor lebih dari 15 milyar yen pada tahun 2011.

Sebuah anime adaptasi dengan 13 episode yang disutradarai oleh Naoko Yamada, ditulis oleh Reiko Yoshida, dan diproduksi oleh Kyoto Animation mengudara antara 3 April dan 26 Juni 2009 pada TBS di Jepang. Anime ini kemudian mengudara pada sub jaringan termasuk BS-i, MBS, dan Chubu-Nippon Broadcasting. TBS mengudara dalam rasio 4:3, dan seri ini kemudian mengudara dalam versi widescreen di BS-TBS pada 25 April 2009. Tujuh volume BD/DVD kompilasi dirilis oleh Pony Canyon antara 29 Juli 2009 dan 20 Januari 2010. Sebuah episode video animasi original (OVA) tambahan dirilis pada volume final BD/DVD pada 20 Januari 2010. Animax mengudarakan anime ini di Hong Kong dan Taiwan. Baik versi subtitle Inggris dan dubbing Inggris oleh Red Angel Media mulai mengudara pada 16 Maret 2010 pada Animax Asia. Pada Anime Expo 2010, distributor anime Bandai Entertainment mengumumkan bahwa mereka memperoleh lisensi K-On! untuk rilis DVD dan Blu-ray Disc, dengan Bang Zoom! Entertainment memproduksi dub Inggris untuk anime ini. Sebuah pengumuman tampil pada layar saat konser langsung Let’s Go di Yokohama, Jepang pada 30 Desember 2009 bahwa musim kedua akan diproduksi. Musim kedua, dengan judul K-On!! (dengan dua tanda seru), mengudara dengan 26 episode pada TBS di Jepang antara 7 April 2010 dan 28 September 2010. Sebuah episode OVA tambahan akan dirilis pada volume final BD/DVD pada 16 Maret 2011. Musim ini juga mengudara pada Animax Asia mulai 20 Oktober 2010.

Lagu pembuka anime musim pertama adalah “Cagayake! Girls” oleh Aki Toyosaki bersama Yōko Hikasa, Satomi Satō dan Minako Kotobuki. Lagu penutupnya adalah “Don’t Say ‘Lazy'” oleh Hikasa dengan Toyosaki, Satō and Kotobuki. Single lagu pembuka dan penutup dirilis pada 22 April 2009. Sebuah single yang tercantum insert song “Fuwa Fuwa Time” (ふわふわ時間 Light and Fluffy Time) yang digunakan pada episode enam dirilis pada 20 Mei 2009. Sebuah seri dari Lagu karakter dirilis yang terdiri dari lagu yang dinyanyikan oleh pengisi suara dari lima karakter utama. Single untuk Yui (oleh Toyosaki) dan Mio (oleh Hikasa) dirilis pada 17 Juni 2009. Single untuk Ritsu (oleh Satō) dan Tsumugi (oleh Kotobuki) pada awalnya ditunda, tetapi kemudian dirilis bersama dengan single untuk Azusa (oleh Ayana Taketatsu) pada 26 Agustus 2009. Single untuk Ui Hirasawa (oleh Madoka Yonezawa) dan Nodoka Manabe (oleh Chika Fujitō) dirilis pada 21 Oktober 2009. OST anime ini, yang sebagian besar dikomposisikan oleh Hajime Hyakkoku, dirilis pada 3 Juni 2009. Empat lagu yang terdapat dalam episode delapan dari anime dirilis dalam album mini Ho-kago Tea Time (放課後ティータイム After School Tea Time) pada 22 Juli 2009. Single “Maddy Candy” oleh band Sawako Devil dirilis pada 12 Agustus 2009.

Lagu pembuka dari anime musim kedua adalah “Go! Go! Maniac” dan lagu penutupnya adalah “Listen!!”; dua lagu ini dinyanyikan oleh Toyosaki, Hikasa, Satō, Kotobuki, dan Taketatsu. Sebuah single yang terkandung dua lagu ini dirilis pada 28 April 2010. Dari episode 14 dan seterusnya, masing-masing lagu pembuka dan penutupnya adalah “Utauyo!! Miracle” dan “No, Thank You!”, keduanya dinyanyikan oleh Toyosaki, Hikasa, Satō, Kotobuki, dan Taketatsu. Single yang terkandung dua lagu ini dirilis pada 4 Agustus 2010. Single “Pure Pure Heart” juga dinyanyikan oleh Toyosaki, Hikasa, Satō, Kotobuki, dan Taketatsu dirilis pada 2 Juni 2010. Single lainnya, “Love”, oleh band Sawako Death Devil dirilis pada 23 Juni 2010. Sebuah single yang dinyanyikan oleh, “Gohan wa Okazu/U&I”, dirilis pada 8 September 2010. Komposer Bice yang menulis lagu “Gohan wa Okazu” meninggal pada 26 Juli 2010 karena serangan jantung. Sebuah set lagu karakter kedua dirilis, dimulai dari single untuk Yui dan Mio pada 21 September 2010. Album pertunjukkan kedua, Ho-kago Tea Time II, dirilis pada double CD dan limited edition yang mempunyai bonus Kaset pada 27 Oktober 2010. Set single lagu untuk Ritsu, Tsumugi, dan Azusa dirilis pada 17 November 2010. Single dan album ini dirilis oleh Pony Canyon.

K-On! Original Soundtrack adalah album soundtrack yang dirilis pada tahun 2009 untuk mengiringi serial anime buatan Kyoto Animation yang berjudul K-On!. Album ini terdiri dari 36 lagu berbahasa Jepang. Lagu pembuka untuk serial anime ini dinyanyikan oleh keempat pengisi suara karakter utama dalam serial tersebut yaitu Aki Toyosaki, Yōko Hikasa, Satomi Satō dan Minako Kotobuki dan berjudul “Cagayake! Girls”. Sedangkan lagu penutup berjudul “Don’t say ‘lazy'” juga dinyanyikan oleh penyanyi yang sama. K-On! Original Soundtrack diumumkan pada tanggal 3 Juni 2009; sebagian besar lagu dikarang oleh Hajime Hyakkoku.

Mungkin di antara kalian belum mengetahui apa itu anime? jadi anime itu adalah animasi dari Jepang yang digambar dengan tangan maupun menggunakan teknologi komputer atau lebih singkatnya Anime merupakan suatu istilah yang digunakan pada karya animasi asal Jepang. Kata anime merupakan singkatan dari “animation” di dalam bahasa Inggris, yang merujuk pada semua jenis animasi.Di luar Jepang, istilah ini digunakan secara spesifik untuk menyebutkan segala animasi yang diproduksi di Jepang.Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa anime dapat diproduksi di luar Jepang. Beberapa ahli berpendapat bahwa anime merupakan bentuk baru dari orientalisme. Di luar Jepang, penggunaan istilah anime kemudian dikhususkan pada animasi produksi negara Jepang. Anime bisa berupa animasi dengan teknik tradisional (kartun, teknik menggambar dengan tangan) atau pun animasi dengan teknologi komputer (3D, CGI). Anime menjadi sangat populer di era modern ini. Banyak anime terbaik dunia yang dirilis dan beredar di seluruh dunia. Beberapa anime populer mulai dari anime lama seperti Dragon Ball, One Piece atau Naruto hingga anime-anime baru seperti Attack on Titan, Sword Art Online atau One Punch Man. Jangan menyamakan anime dengan kartun dikarenakan kedua tersebut sudah berbeda dan tidak bisa dibandingkan dikarenakan anime mengandung plot yang lebih berkesan terhadap penontonnya dibandingkan animasi lainnya seperti kartun atau animasi lainnya. Anime juga didukung oleh grafis nya yang realistis dan indah. Seperti yang kalian tahu kartun merupakan film animasi juga yang membedakan adalah film kartun ini dibuat di negara barat khususnya amerika. Anime Jepang pun pada awalnya terinspirasi dari kartun buatan amerika, namun karena memiliki ciri khas yang berbeda, maka di Jepang tidak menggunakan istilah kartun dalam animasinya melainkan anime. Yang membedakan lagi adalah anime memiliki banyak perbedaan dari kartun, seperti pada gambar dan penceritaannya. Juga bisa di bilang anime juga memiliki genre-genre yang harus kalian tahu agar kalian bisa mengetahui cerita seperti apa saat kalian menonton anime. Kalian bisa melihat artikel sebelumnya tentang penjelasan anime dan genrenya. Tentu anime juga memiliki dampak positif dan negatif saat kalian senang menonton anime. Di mana dampak positif dan negatif bisa kalian lihat di artikel sebelumnya yang berjudul dampak positif dan negatif menonton anime. Sekarang saya akan review anime yang berjudul K-On. poker

Cerita K-On mengisahkan empat siswi Sekolah Menengah Atas Sakuragaoka di Jepang. Sebagai kegiatan ekstrakurikuler, mereka bergabung dalam sebuah klub musik pop atau klub musik ringan (軽音部 Keion-bu) yang sudah hampir ditutup. Anggota klub tersebut hanya mereka berempat. Pada awalnya, Yui Hirasawa tidak memiliki pengalaman bermain alat musik atau membaca partitur. Dia hanya pernah bermain kastenyet, tetapi akhirnya dia mahir bermain gitar. Sejak itu pula, Yui bersama pemain bass Mio Akiyama, pemain drum Ritsu Tainaka, dan pemain keyboard Tsumugi Kotobuki menghabiskan waktu seusai pelajaran sekolah dengan berlatih, ikut serta dalam pertunjukan, atau sekadar jalan-jalan bersama. Klub ini diawasi oleh seorang guru musik bernama Sawako Yamanaka. Sawako nantinya menjadi wali kelas mereka pada tahun terakhir mereka di SMA. Ketika mereka duduk di kelas 2 SMA, klub ini mendapat tambahan gitaris baru, bernama Azusa Nakano. Setelah Azusa bergabung, klub ini semakin terstruktur dan lebih sering berlatih.

Pada akhir tahun ketiga, anggota senior klub ini, Yui, Ritsu, Mio, dan Tsumugi lulus SMA, dan mereka setuju untuk masuk ke universitas yang sama. Mereka kemudian bergabung dengan klub musik ringan di universitas bersama tiga teman baru. Tiga teman baru mereka bernama Akira Wada (gitar), Ayame Yoshida (drum), dan Sachi Hayashi (bass). Sementara itu, Azusa Nakano yang masih duduk di kelas 3 SMA meneruskan klub musik ringan yang ditinggalkan oleh seniornya. Azusa kemudian menjabat sebagai ketua klub, bersama Ui Hirasawa (adik perempuan Yui) sebagai gitaris dan Jun Suzuki (bass). Mereka merekrut dua orang siswa tahun pertama, yaitu Saitou Sumire sebagai pemain drum dan Nao Okuda.

Menurut pendapat saya, cerita dari anime yang berjudul K-On memiliki cerita yang bagus. Bila kalian tertarik kalian bisa menonton anime ini dengan judul K-On.
poker online terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *