Review Anime The Seven Deadly Sins

Review Anime The Seven Deadly Sins
The Seven Deadly Sins (Bahasa Jepang: 七 つ の 大 罪 Hepburn: Nanatsu no Taizai) adalah serial televisi anime yang didasarkan pada seri manga fantasi Jepang dengan nama yang sama yang ditulis dan diilustrasikan oleh Nakaba Suzuki. Serial ini memulai debutnya di MBS dan stasiun Japan News Network lainnya pada 5 Oktober 2014. Staf terungkap dalam edisi 36/37 gabungan tahun ini: dibuat oleh A-1 Pictures, disutradarai oleh Tensai Okamura, ditulis oleh Shōtarō Suga (Lagrange: Bunga Rin-ne), dengan Keigo Sasaki (Pengusir Biru) menyediakan desain karakter dan Hiroyuki Sawano menyusun musik. Lagu tema pembuka pertama acara ini adalah “Netsujō no Spectrum” (熱情 の ス ペ ク ト ラ ム Netsujō no Supekutoramu, “Spectrum of Passion”) yang dilakukan oleh Ikimono-gakari untuk dua belas episode pertama dan tema pembuka kedua adalah “Seven Deadly Sins” yang dilakukan oleh Man dengan Misi, sedangkan tema penutup pertama berjudul “7-Seven” adalah kolaborasi antara Flow dan Granrodeo, tema penutup kedua dari episode tiga belas dan seterusnya adalah “Musim” debut label utama Alisa Takigawa.Serial anime Seven Deadly Sins pertama dilisensikan untuk rilis dalam bahasa Inggris oleh Netflix sebagai anime eksklusif keduanya, setelah mereka memperoleh Knights of Sidonia. Semua 24 episode dirilis pada 1 November 2015 dalam format subtitle atau bahasa Inggris. Pada tanggal 14 Februari 2017, Funimation mengumumkan bahwa mereka memperoleh anime pertama untuk distribusi video rumahan untuk AS dan Kanada dan merilis seri ini pada Blu-ray dan DVD di akhir tahun. Bagian Satu dari musim pertama dirilis di Blu-Ray pada 15 Mei 2017 dengan Bagian Dua dirilis 20 Juni di tahun yang sama.  Keseluruhan musim pertama dirilis pada 14 Agustus 2018. Madman Entertainment mengimpor rilis Funimation ke Australia dan Selandia Baru, dengan rilis yang dijadwalkan untuk Januari 2019.Animasi video orisinal (OVA) berjudul “Bab Tambahan Ban” (バ ン の 番外 編 Ban no Bangai-hen) dimasukkan dengan edisi terbatas volume 15 dari manga, dirilis pada 17 Juni 2015. OVA kedua yang terdiri dari sembilan celana pendek lucu dikirimkan dengan edisi terbatas dari volume keenam belas dari manga, dirilis pada 12 Agustus 2015. The Seven Deadly Sins (Bahasa Jepang: 七 つ の 大 罪 Hepburn: Nanatsu no Taizai) adalah anime yang bergenre Fantasy, Action, Shounen, Adventure, Ecchi, dan Supernatural. mbopoker
seri manga Seven Deadly Sins ditulis dan diilustrasikan oleh Nakaba Suzuki. Manga ini mulai dimuat di majalah Weekly Shōnen Magazine milik Kodansha sejak bulan Oktober 2012, dan bab-babnya telah dibundel menjadi tiga puluh enam volume tankōbon hingga tanggal 31 Maret 2019. Manga ini menampilkan latar yang mirip Eropa pada Abad Pertengahan, dan kelompok utamanya merupakan para ksatria yang melambangkan tujuh dosa besar.
Manga ini telah dilisensi oleh Kodansha USA untuk penerbitan dalam bahasa Inggris di Amerika Utara, sementara bab-bab tunggalnya dirilis secara digital oleh Crunchyroll di lebih dari 170 negara secara serentak ketika dirilis di Jepang. Hingga tahun 2018, Seven Deadly Sins telah terjual sebanyak 28 juta kopi dalam sirkulasi. Manga ini telah diadaptasi menjadi seri anime sebanyak 24 episode yang diproduksi oleh A-1 Pictures dan ditayangkan sejak tanggal 5 Oktober 2014 hingga 29 Maret 2015 di Jepang. Musim kedua ditayangkan dari tanggal 13 Januari 2018 hingga 30 Juni 2018. Sebuah film anime dirilis pada tanggal 18 Agustus 2018. Musim ketiga yang diproduksi oleh Studio Deen akan tayang perdana pada bulan Oktober 2019.
Mungkin di antara kalian belum mengetahui apa itu anime? jadi anime itu adalah animasi dari Jepang yang digambar dengan tangan maupun menggunakan teknologi komputer atau lebih singkatnya Anime merupakan suatu istilah yang digunakan pada karya animasi asal Jepang. Kata anime merupakan singkatan dari “animation” di dalam bahasa Inggris, yang merujuk pada semua jenis animasi.Di luar Jepang, istilah ini digunakan secara spesifik untuk menyebutkan segala animasi yang diproduksi di Jepang.Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan bahwa anime dapat diproduksi di luar Jepang. Beberapa ahli berpendapat bahwa anime merupakan bentuk baru dari orientalisme. Di luar Jepang, penggunaan istilah anime kemudian dikhususkan pada animasi produksi negara Jepang. Anime bisa berupa animasi dengan teknik tradisional (kartun, teknik menggambar dengan tangan) atau pun animasi dengan teknologi komputer (3D, CGI). Anime menjadi sangat populer di era modern ini. Banyak anime terbaik dunia yang dirilis dan beredar di seluruh dunia. Beberapa anime populer mulai dari anime lama seperti Dragon Ball, One Piece atau Naruto hingga anime-anime baru seperti Attack on Titan, Sword Art Online atau One Punch Man. Jangan menyamakan anime dengan kartun dikarenakan kedua tersebut sudah berbeda dan tidak bisa dibandingkan dikarenakan anime mengandung plot yang lebih berkesan terhadap penontonnya dibandingkan animasi lainnya seperti kartun atau animasi lainnya. Anime juga didukung oleh grafis nya yang realistis dan indah. Seperti yang kalian tahu kartun merupakan film animasi juga yang membedakan adalah film kartun ini dibuat di negara barat khususnya amerika. Anime Jepang pun pada awalnya terinspirasi dari kartun buatan amerika, namun karena memiliki ciri khas yang berbeda, maka di Jepang tidak menggunakan istilah kartun dalam animasinya melainkan anime. Yang membedakan lagi adalah anime memiliki banyak perbedaan dari kartun, seperti pada gambar dan penceritaannya. Juga bisa di bilang anime juga memiliki genre-genre yang harus kalian tahu agar kalian bisa mengetahui cerita seperti apa saat kalian menonton anime. Kalian bisa melihat artikel sebelumnya tentang penjelasan anime dan genrenya. Tentu anime juga memiliki dampak positif dan negatif saat kalian senang menonton anime. Di mana dampak positif dan negatif bisa kalian lihat di artikel sebelumnya yang berjudul dampak positif dan negatif menonton anime. Sekarang saya akan review anime yang berjudul The Seven Deadly Sins (Bahasa Jepang: 七 つ の 大 罪 Hepburn: Nanatsu no Taizai).
Cerita dari The Seven Deadly Sins (Bahasa Jepang: 七 つ の 大 罪 Hepburn: Nanatsu no Taizai) mengisahkan Seven Deadly Sins dahulunya merupakan sebuah kelompok aktif yang terdiri dari para ksatria di wilayah Britannia (ブリタニア Buritania), yang dibubarkan setelah mereka dituduh akan menggulingkan Kerajaan Liones (リオネス王国 Rionesu Ōkoku). Mereka disebut-sebut dikalahkan di tangan para Holy Knight (Ksatria Suci), namun berbagai rumor terus menyebut bahwa mereka masih hidup. Sepuluh tahun kemudian, para Holy Knight merencanakan kudeta dan menangkap sang raja, dan menjadi para penguasa tiran di kerajaan. Putri ketiga, Elizabeth, kemudian memulai perjalanan untuk menemukan Seven Deadly Sins dan memohon bantuan kepada mereka untuk merebut kembali kerajaan dari para Holy Knight. Bagaimana kisah antara Elizabeth dan Seven Deadly Sins?
Menurut pendapat saya, cerita dari anime yang berjudul The Seven Deadly Sins (Bahasa Jepang: 七 つ の 大 罪 Hepburn: Nanatsu no Taizai) memiliki cerita yang bagus dan cerita yang menarik. Bila kalian tertarik kalian bisa menonton anime ini dengan judul The Seven Deadly Sins. kalian bisa menontonnya melalui youtube atau website.
Ini adalah review anime The Seven Deadly Sins (Bahasa Jepang: 七 つ の 大 罪 Hepburn: Nanatsu no Taizai). Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *